Thursday, July 15, 2010

Arrivederci Riset!

Setelah sekian lama menunggu (3,5 tahun boi!!) riset gw yang berjudul, "Hubungan Hasil Pemeriksaan Basil Tahan Asam Sebelum Pengobatan dengan Hasil Akhir Pengobatan Pasien Tuberkulosis Paru Kasus Baru yang Menggunakan Strategi DOTS di RSUP Persahabatan Jakarta" akhirnya selesai juga. Sekilas, kalo ngelihat judul riset gw, apalagi kalo orang awam pasti bengong, terkesima, atau langsung nanya, "Apa sih maksudnya?" Padahal aslinya ini mungkin jenis riset yang paling gampang dikerjain.

Aslinya gw lolos dari jeratan riset-risetan ini adalah seminggu yang lalu, Selasa, 6 Juli 2010, di RSP tercinta tentunya. Gw sendiri baru nulis ini di blog sekarang karena mood yang baru datang. Rasanya mau ujian riset? Beuuuhhh, dag-dig-dug abis. Kalimat pembuka yang gw pake juga, "Selamat siang yth. para penguji, kali ini saya akan mempertahankan skripsi saya yang berjudul ......" Serasa udah menempuh program master atau doktoral. Padahal kalo dijalanin, lagi-lagi, nggak segitunya. Pengujinya asik, pembimbingnya baik, revisinya minim, sama aja pressure-nya kayak ujian pasien one-on-one sama konsulen.

Padahal beberapa waktu sebelumnya badan udah panas dingin nunggu giliran maju. Makalah yang dijadiin bahan belajar rasanya udah lecek di tangan, gara-gara dibolak-balik terus padahal nggak tau mau baca apa lagi. Buku-buku TB yang notabene adalah koleksi dari modul respirasi kemarin sampai bosan dibaca. Sialnya, update pengobatan TB yang terbaru dikeluarin sama WHO tahun 2010 ini, jadi mau nggak mau harus belajar lagi. Beberapa waktu sebelumnya lagi, waktu sesi latihan presentasi, slide presentasi dilihat-lihat terus buat dicek ada nggak kesalahannya, kalo ngelihat slide temen bagus rasanya pingin dibagusin lagi juga. Boro-boro belajar, malah main game sepakbola buat ngeprediksiin (kata ini susah bener ditulis!) pertandingan bola malem nanti.

Btw, selamat buat Spanyol jadi juara dunia. Next time, Italia juara. D’ovè la vittoria? Le porga la chioma.

No comments:

Post a Comment